Mengenal Teks Prosedur, Ciri-Ciri, Struktur & Contohnya | Bahasa Indonesia Kelas 7

 Shabrina Alfari Sep 22, 2021


Artikel ini akan menjelaskan kepada kamu tentang teks prosedur, mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contoh yang diberikan.

--

Hai, teman-teman! Apakah kamu pernah memperhatikan cara membuat sesuatu di televisi, youtube, tiktok, atau instagram? Misalnya, cara membuat makanan atau cara mudah membuat hiasan untuk dekorasi rumah. Nah, sebenarnya langkah membuat sesuatu tadi termasuk ke dalam teks prosedur! Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai teks prosedur, mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur teks, hingga contoh singkatnya. Selamat membaca!

 

Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah sebuah bahan tertulis yang dijadikan dasar untuk menjelaskan tahap kegiatan dalam menyelesaikan suatu aktivitas. Tujuan dari teks prosedur adalah menjelaskan bagaimana kegiatan harus dilakukan, agar pembaca dapat secara tepat dan akurat mengikuti sebuah proses membuat sesuatu, melakukan suatu pekerjaan, atau menggunakan suatu alat.

Contoh simpelnya itu petunjuk cara memasak mie instan. Tentu kamu pernah masak mie instan dong, ya. Nah, di bagian belakang kemasan mie instan itu, ada petunjuk bagaimana cara memasak mie instan yang tepat, mulai dari takaran air sampai lama waktu merebus mie. Tujuannya ya supaya kita jadi tau proses memasak mie instan yang benar. Jadi, mie nya nggak akan kematangan, atau bahkan belum matang.

 

Ciri-Ciri Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan jenis teks yang lain, di antaranya sebagai berikut:

1. Menggunakan pola kalimat perintah (imperatif) yang harus ditaati dalam pelaksanaan teks prosedur.

2. Terdapat panduan langkah-langkah yang harus dilakukan.

3. Menggunakan kata kerja aktif.

4. Menggunakan kata penghubung (konjungsi) untuk mengurutkan kegiatan.

5. Terdapat aturan atau batasandalam hal bahan atau kegiatan yang dilakukan.

6. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rincian waktu, tempat, dan cara yang akurat.

7. Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips).

 

Struktur Teks Prosedur

Kemudian, teks prosedur juga memiliki struktur penulisan, nih. Ada empat bagian, yaitu tujuan, alat dan bahan, langkah pengerjaan, dan penutup. 

1. Tujuan

Berisi hal yang ingin dilakukan. Nah, tujuan teks prosedur ini disesuaikan dengan jenis teks-nya yah. Bisa untuk menggunakan suatu alat, membuat makanan, minuman, kerajinan, atau melakukan sesuatu.

2. Alat dan Bahan

Struktur teks prosedur ini isinya tentu memuat segala alat dan bahan yang diperlukan. Bedanya alat dan bahan itu apa, sih? Kalo alat-alat itu berkaitan dengan benda yang nggak bakal habis atau berkurang ketika kita pakai. Misalnya, alat yang digunakan untuk memasak, ada wajan, pisau, talenan, mangkok, dsb. Sementara itu, bahan-bahan merupakan sesuatu yang akan berkurang ataupun habis ketika dipakai. Misalnya, bahan yang digunakan untuk membuat roti, berarti ada tepung terigu, gula, garam, mentega, telur, dsb.

3. Langkah-langkah

Berisi urutan langkah secara rinci dan bertahap. Jadi, step by step gitu, lho! Hehe... Hal ini bertujuan untuk membuat suatu kejadian menjadi runtut, sehingga tujuan teks prosedur bisa tercapai.

4. Penutup/Simpulan

Struktur teks prosedur yang terakhir ada penutup atau kesimpulan. Isinya ya berupa simpulan dari suatu prosedur yang udah dilakukan, ya. Bagian ini juga biasanya berisi harapan atau manfaat yang didapat, jika langkah-langkah pada teks prosedur dilakukan dengan baik.


Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Kaidah kebahasaan adalah aturan kebahasaan atau ciri tertentu yang melekat pada suatu teks. Dalam menyusun teks prosedur, terdapat kaidah-kaidah kebahasaan yang biasa digunakan, yaitu:

 

1. Kalimat

Ada 3 kategori kalimat yang bisa kamu temukan dalam teks prosedur, yakni Imperatif, Deklaratif, dan Interogratif.

a. Kalimat Imperatif

Kalimat imperatif adalah kalimat yang mengandung perintah, permintaan, atau larangan untuk melakukan sesuatu. Contoh: “Hati-hati saat menggoreng risol!

b. Kalimat Deklaratif

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi pernyataan. Contoh: ”Risol mayones adalah cemilan yang cocok disajikan untuk keluarga atau tamu yang berkunjung.”

c. Kalimat Interogatif

Kalimat interogatif adalah kalimat yang mengandung pertanyaan. Contoh: “Bagaimana cara membuat risol mayones yang lezat?

 

2. Konjungsi (Kata Penghubung)

Ada 2 jenis konjungsi yang bisa kamu temukan dalam teks prosedur, yaitu Konjungsi Persyaratan dan Konjungsi Temporal.

a. Konjungsi Persyaratan

Konjungsi persyaratan adalah kata penghubung yang menyatakan syarat. Contohnya: jika, andai, apabila, kalau, asalkan, seandainya.

b. Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menandakan urutan waktu. Contohnya: lalu, kemudian, setelah itu, selanjutnya.

 

kaidah-kebahasaan-teks-prosedur

 

3. Numeralia (Kata Bilangan)

Ada 2 jenis numeralia dalam teks prosedur, yaitu Numeralia Urutan dan Numeralia Kuantitas.

a. Numeralia Urutan

Kata yang bisa menjadi kata pengganti konjungsi temporal. Contohnya: pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

b. Numeralia Kuantitas

Kata yang berfungsi sebagai petunjuk jumlah atau durasi dalam teks prosedur. Contohnya: ”masukkan 2 butir telur,” “diamkan selama 1 jam di dalam kulkas,” dan sejenisnya.

 

4. Pronomina

Pronomina adalah kata ganti orang atau benda. Di dalam teks prosedur, ada 2 jenis pronomina, yaitu Pronomina Penunjuk dan Pronomina Persona.

a. Pronomina Penunjuk

Pronomina penunjuk biasanya mengandung kata ‘ini,’ ‘itu‘, dan ‘tersebut‘.

Contohnya: “Aduk adonan tersebut hingga mengental.”

b. Pronomina Persona

Pronomina persona biasanya mengandung kata ‘anda’ , ‘saya‘, ‘kamu‘, ‘kita,’ dan ‘kalian‘.

Contohnya: “Tambahkan saus sambal sesuai dengan selera Anda!”

 

5. Verba

Verba adalah kata kerja. Pada teks prosedur terdapat 2 jenis verba, yaitu verba material dan verba tingkah laku.

a. Verba Material

Kata kerja yang mengacu pada tindakan fisik. Contohnya: ‘menggoreng’, ‘mengaduk,’ ‘mengiris,’ dan sebagainya.

b. Verba Tingkah Laku

Kata kerja yang ditunjukkan lewat ungkapan, yang tingkah lakunya tidak bisa dilihat dengan kasat mata.

Contohnya: ‘memahami‘, ‘berpikir,’ dan sebagainya.

 

Cara Membuat Teks Prosedur

Saat kamu membuat teks prosedur, teks harus memuat struktur dan kaidah kebahasaan yang sudah disebutkan di atas. Berikut langkah-langkahnya.

1. Menentukan Judul

Buatlah judul semenarik mungkin untuk menarik perhatian pembaca. Judul juga harus memuat prosedur apa yang akan kamu jelaskan dalam teks.

 

2. Membuat Tujuan

Setelah judul sudah dibuat, tuliskan secara singkat tujuan dari teks prosedur tersebut. Bagian ini penting untuk menunjukkan pada pembaca apa yang dibuat atau dilakukan. Pada bagian ini, kamu harus menyebutkan secara jelas hasil akhir yang akan didapatkan.

 

3. Buat Daftar Alat dan Bahan

Bagian yang satu ini bersifat opsional. Apabila kamu membuat teks prosedur tentang cara membuat sesuatu, maka bagian alat dan bahan ini harus disertakan. Namun, jika kamu ingin membuat teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu bagian ini tidak harus dimasukkan.

 

4. Menyusun Langkah-Langkah

Bagian ini adalah bagian inti dari teks prosedur. Sajikan secara lengkap dan detail kronologis atau urutan langkah-langkah yang harus dilakukan. Langkah-langkah ini bisa dijelaskan dalam bentuk poin atau nomor.

 

5. Sempurnakan dengan Penutup atau Kesimpulan

Bagian penutup atau kesimpulan juga bersifat opsional. Bagian ini biasanya ditulis untuk menyimpulkan tujuan akhir dari teks yang dibuat.


Contoh Teks Prosedur dalam Melakukan Pekerjaan

Cara Mencuci Tangan dengan Baik dan Benar

Tujuan

Setiap orang harus memerhatikan dan menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri sendiri. Menjaga kebersihan diri tidaklah sulit. Kita bisa melakukannya dengan kegiatan sederhana seperti mencuci tangan. Apakah kamu sudah mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar? Berikut adalah cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Langkah-Langkah

  1. Basahi tangan hingga pergelangan dengan air yang mengalir, lalu  tuangkan sabun ke telapak tangan, dua sampai tiga tetes.
  2. Gosoklah telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar empat ruas jari tangan yang lain hingga sabun berbusa dan lakukan secara bergantian.
  3. Kemudian, gosok punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan, begitu juga sebaliknya secara perlahan.
  4. Gosoklah telapak tangan dan sela-sela jari dengan menyelipkan jari pada masing-masing ruas jari.
  5. Pasangkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas hingga jari-jari tangan dalam keadaan saling mengunci, lalu gosoklah secara perlahan dan ulangi gerakan tersebut dengan posisi tangan kiri di atas.
  6. Gosoklah ibu jari tangan sebelah kiri dengan gerakan memutar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan gerakan serupa pada ibu jari tangan sebelah kanan.
  7. Gosokkan telapak tangan kiri dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan begitu juga sebaliknya.
  8. Bilaslah kedua tangan dengan air yang mengalir hingga busa hilang.

Penutup

Dengan sedikit peduli mencuci tangan secara benar kita akan terhindar dari penyakit. Selamat menyongsong hidup sehat!

 

Contoh Teks Prosedur Cara Membuat Bubur Manado

Cara Membuat Bubur Manado

Tujuan

Bubur ini merupakan menu sarapan super sehat dan kaya serat. Penambahan singkong dan ubi ungu, selain untuk memperkaya warna dan gizinya, juga membuat tekstur bubur beras merah ini lebih pulen.

Bahan dan Alat

Bahan-bahan:

400 gram nasi merah

200 gram singkong, cuci, potong dadu

200 gram ubi ungu, cuci, kupas, potong dadu

2 batang serai digeprek

1 ikat kangkung, cuci, petik  daunnya, rajang kasar

1 ikat bayam, cuci, petik daunnya

1 buah jagung manis, dipipil

1500 ml air

Langkah-Langkah

  1. Didihkan air, masukkan berurutan nasi merah, singkong, ubi, jagung pipil dan serai. Aduk sampai bubur mengental.
  2. Tambahkan kangkung dan bayam, aduk beberapa saat, jangan sampai terlalu layu.
  3. Angkat dan hidangkan panas, ditemani ikan asin dan kerupuk.

Penutup

Pembuatan buburnya cukup mudah, murah, dan sekaligus sehat. Sarapan sehat dengan menu makanan tradisional yang telah dikreasikan. Selamat mencoba!

--

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai teks prosedur. Tentu setelah ini kalian dapat mengenali ciri-ciri teks prosedur berkaitan dengan struktur dan contohnya dengan mudah, ya. Teks prosedur sangat dibutuhkan agar suatu kegiatan dapat berjalan dengan baik dan benar. Yuk, belajar dengan tahapan-tahapan seru dan menyenangkan di ruangbelajar. Mulai dari video belajar, soal latihan, dan rangkumannya dijamin akan membuat belajar kamu jadi lebih mudah.


Referensi:

Harsiati, Titik dkk. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Sumber gambar:

GIF 'Breakfast Snack' [Daring]. Tautan: https://www.youtube.com/watch?v=e2ZGRSLxopA (Diakses pada 22 September 2021)

 

Artikel diperbarui 22 September 2021.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Struktur, Jenis, dan Contohnya

Struktur Teks Berita: Pengertian, Ciri-Ciri, Unsur, Kaidah Kebahasaan, hingga Contohnya